Rasionalisasi Kelompok 3.1


RASIONALISASI

A.     Menu A

  1. Pemilihan menu utama pada pagi hari menggunakan nasi putih dengan lauk daging asap, tumis kangkung menggunakan minyak jagung, telur bebek, tahu tempe rebus dan jus pisang ambon. Pisang ambon mengandung vitamin B kompleks dan kalium yang dapat mempercepat metabolisme energi dan meningkatkan daya tahan tubuh yang dibutuhkan untuk atlet dayung. Tempe juga memiliki kandungan kalsium yang tinggi sehingga dapat mencegah osteoporosis dan mengandung zat besi, tembaga, seng asam folat dan vitamin B12. Selain itu, daging asap mengandung protein tinggi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan kecerdasan (Widianarko, 2002).
  2. Pemilihan menu makanan snack pagi menggunakan roti gandum yang berisi selai kacang dengan tambahan biscuit dan jus apel merah. Roti gandum selai kacang dengan tambahan biscuit memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sebagai sumber energi. Selain itu, jus buah apel merah mengandung vitamin C yang tinggi dan sebagai anti oksidan tinggi yang dapat bermanfaat bagi tubuh untuk pencegahan penyakit (Ernawati, 2014).
  3. Menu makanan siang memilih menggunakan bakso kuah dengan bihun karena bihun mengandung karbohidrat tinggi yang digunakan sebagai sumber energi utama untuk persiapan latihan pada sore hari. Telur rebus dan susu kerbau juga disertakan dalam menu makan siang karena mengandung protein dan lemak. Protein dapat digunakan tubuh sebagai pembentukan otot, tetapi pada atlet tidak dianjurkan untuk berlebihan karena dapat menyebabkan hati dan ginjal bekerja berlebihan untuk memecah dan mengeluarkan protein. Sedangkan lemak dapat digunakan tubuh untuk cadangan energi dan pada lemak susu kerbau mengandung vitamin A. Selain itu sawi dan semangka juga mengandung vitamin A, C dan zat besi yang dapat memperkuat system kekebalan tubuh dan meningkatkan kinerja otot Kalori pada makan siang sudah sesuai dengan kebutuhan atlet untuk berlatih pada sore hari karena berdasarkan aktivitas fisik atlet yang memiliki berat badan 57 memerlukan energi untuk latihan selama 2 jam yaitu 6 kalori x 120 menit sehingga atlet membutuhan sebanyak 720 kalori dan harus di konsumsi 3-4 jam sebelum latihan (Zakiyati, 2015).
  4. Pemilihan menu snack siang menggunakan singkong rebus dan jagung rebus yang di berikan topping keju. Jagung dan singkong mengandung mineral yang diperlukan tubuh seperti fosfor untuk kesehatan tulang, fungsi ginjal dan mengandung antioksidan sebagai pencegahan penyakit (Krisnamurthi, 2010). Selain itu, keju juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan pertumbuhan gigi (Jarvis, 2010).
  5. Makan malam pada menu ini terdiri dari kentang rebus, daging sapi panggang, brokoli, buncis, sosis, serta jus pepaya. Menu ini merupakan menu lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh seorang atlet. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang dipakai otot dan tubuh (Belski et al., 2019). Pada menu, karbohidrat didapatkan dari kentang, brokoli, buncis, dan jus pepaya. Selain karbohidrat terdapat komposisi lemak pada menu ini yang diperoleh dari daging sapi dan sosis. Lemak juga merupakan sumber energi, lebih dari itu lemak berperan dalam transport untuk vitamin-vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A,D,E, dan K, serta asam lemak esensial (Belski et al., 2019). Bagian tubuh seperti otot, otak, sistem saraf, darah, dan kulit menggunakan protein sebagai komponen struktural utamanya. Protein bekerja mentransport besi, vitamin, mineral, dan oksigen serta menjadi kunci dalam keseimbangan asam basa dan cairan tubuh (Muth, 2015). Protein dalam menu ini didapatkan dari kentang, daging sapi, brokoli, buncis, dan sosis.
  6. Pada snack malam terdapat havermout dengan susu sapi dan madu dilengkapi dengan jus pisang ambon. Terdapat banyak kandungan serat, fosfor, thiamin, magnesium dan seng pada oat atau havermout yang baik untuk tubuh. Oat mengandung  serat larut air sehingga dapat berguna untuk mengontrol rasa lapar yang berkepanjangan (Harvard School of Public Health, n.d.). dalam menu snack malam, susu sapi melengkapi asupan kalsium. Sebagian besar kandungan madu adalah gula dan air. Namun madu juga kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin antara lain thiamin, riboflavin, niacin, asam pantothenic, pyridoxine, asam folat dan asam askorbat. Mineral antara lain natrium, kalsium, potasium, magnesium, fosfor dan selenium (Ajibola et al., 2012).
  7. Pemenuhan kebutuhan air di menu yang disediakan sudah dihitung dengan baik dan benar. Cairan yang berada dalam tubuh manusia terus berkurang tiap harinya. Cairan tersebut dapat keluar melalui urin, keringat, feses,dll. Aktivitas fisik seperti olahraga juga menyebabkan cairan lebih cepat keluar dari dalam tubuh untuk menyesuaikan dengan keadaan tubuh saat berolahraga. Maka dari itu penting untuk terus meminum air mineral yang cukup setiap hari untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Seseorang perlu minum sekitar 2 liter atau setara dengan 8 gelas air minum tiap hari (RI, 2018). Pemenuhan kebutuhan air dalam menu ini disesuaikan dengan prinsip tersebut sehingga kebutuhan air sehari-hari tetap terpenuhi. Selanjutnya orang yang aktif berolahraga tentu akan memerlukan tambahan air mineral agar tidak sampai dehidrasi. Tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, Intensitas olahraga, dan durasi olahraga merupakan faktor-faktor yang digunakan untuk mengukur berapa asupan cairan yang dibutuhkan saat kita berolahraga (Holtz, 2020).  Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan cairan saat berolahraga di menu ini memperhitungkan faktor-faktor tersebut.

B.     Menu B

  1. Menu pagi,  pemilihan menu utama pada pagi hari menggunakan nasi putih yang diberi lauk daging ayam dengan kulit dan ikan gabus kering yang diasapi, dengan sayur bening yang berisikan bayam merah juga kacang panjang, diakhir menu diberikan telur ayam rebus. Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang berkualitas tinggi, mengandung asam amino essensial yang lengkap dan asam lemak tidak jenuh (ALTJ) yang tinggi (Depkes, 2010). Putih telur mengandung protein yang tinggi. Ikan Gabus memiliki kandungan protein yang tinggi terutama albumin dan asam amino esensial, lemak khususnya asam lemak esensial, mineral khususnya zink/seng (Zn) dan beberapa vitamin yang sangat baik untuk kesehatan (Mustafa, 2002). Protein putih telur terususun dari ovalabumin sebanyak 54% dan kuning telur kaya akan vitamin dibandingkan putih telur, terutama vitamin A. Kuning telur mengandung vitamin A sebesar 600 μg/100 g (Suprapti, 2002). Didalam bayam merah dan bayam hijau terdapat kandungan mineral antara lain kalsium (Ca) dan Besi (Fe). Dimana kadar Ca dalam bayam hijau lebih rendah dari bayam merah yaitu didalam bayam hijau sebesar 267 ppm dan bayam merah sebesar 368 ppm. Kandungan besi di dalam bayam dapat membantu atlet wanita saat mengalami menstruasi (Bandini, 2001). Kacang panjang mengandung betakarotin, vitamin C dan mineral mangan yang sangat penting dalam proses antioksidan dalam tubuh. Dengan konsumsi kacang panjang, secara berkala dapat membuat tubuh terhindar dari kelelahan dan racun yang sering didapatkan dari poulusi udara (Satriawan, 2014).
  2. Snack pagi, pemilihan menu snack pagi lebih banyak menggunakan buah buahan, seperti semangka dan duku, disamping itu juga diberikan beberapa biskuit. Semangka mengandung likopen yang cukup tinggi yakni pemberi warna merah pada buah. Likopen atau yang sering disebut sebagai α-karoten adalah suatu karotenoid pigmen merah terang. Likopen merupakan karotenoid yang sangat dibutuhkan oleh tubuh yang merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat (Mappiratu, 2013). Biskuit sendiri memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sebagai sumber energi. Buah duku merupakan buah yang mengandung tinggi kalium dan memiliki khasiat sebagai obat karena senyawa yang dikandung oleh buah duku seperti glikosida, flavanoid, alkaloid, terpenoid, asam lansid, dukunolid dan asam lansiosida (Manosroi, et al., 2012).
  3. Menu siang, menu makan siang diawali dengan smooties yang terdiri dari susu kerbau, alpukat dan arbei. Untuk makanan pokok menggunakan kentang rebus, ikan salmon asap, tumis brokoli dan jagung muda, sebagai pelengkap diberi kerupuk udang sungai. Kandungan susu kerbau sama dengan susu sapi yakni air, protein, lemak, laktosa, vitamin, dan mineral, hanya saja dengan proporsi yang berbeda-beda. Susu kerbau umumnya lebih kaya lemak daripada susu sapi, sedangkan komponen gizi lainnya relatif sama. Meskipun demikian, susu kerbau memiliki ciri khas seperti tidak adanya kandungan karoten yang membuat warna susu lebih putih daripada susu sapi dan relatif tidak mengandung kasein bebas, mengandung lebih sedikit nitrogen dan asam sialat tapi lebih banyak mengandung mineral Ca dan P (Wisnu, 2002). Alpukat mengandung beta sitosterol yang baik untuk jantung. Konsumsi beta sitosterol dan jenis sterol lainnya diketahui bisa menjaga level kolesterol dalam darah. Alpukat juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua zat yang berfungsi menjaga kesehatan jaringan mata. Zat-zat tersebut memiliki efek antioksidan dan menjaga mata dari kerusakan akibat sinar ultra violet. Selain itu, lemak tak jenuh dalam alpukat bisa melarutkan zat seperti beta karoten yang bisa mencegah menurunan penglihatan akibat usia. Alpukat juga kaya dengan vitamin K. Vitamin K melengkapi kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang. Kandungan vitamin K membantu tubuh menyerap kalsium lebih banyak (Fitriyah, 2015). Buah arbei kaya kaya akan vitamin C, serat, rendah kalori, folat, potassium, serta asam ellagic. Menurut American Cancer Society, vitamin C didalam stroberi dapat menurunkan resiko kanker saluran pencernaan dan mengandung antosianin dalam menurunkan tekanan darah. Sedangkan dalam ikan salmon memiliki protein yang tinggi dan mengandung mineral kalium, selenium, dan vitamin B12. Kandungan lain yang terdapat di dalam ikan salmon adalah asam lemak omega-3 (Zelman, 2004).
  4. Snack siang, untuk snack siang kami memilih makanan ringan yang terdiri dari krekers, mangga, yogurt susu penuh dan air mineral. Untuk makanan nya kami memilih krekers karena mudah didapat dan mencukupi kebutuhan karbohidrat nya. Buah yang dipilih adalah mangga karena mangga mengandung sekitar 20 vitamin dan mineral yang berbeda (Rebin, 2020). Hidangan lain untuk snack siang adalah yogurt susu penuh yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan protein, dan probiotik dari atlet.
  5. Makan malam akan disertai dengan daging sapi asap, telur ayam rebus, kentang rebus, buncis (tumis), jagung muda tumis, susu kerbau dan mentega. Pilihan kami memilih daging sapi asap, telur ayam rebus dan kentang rebus adalah untuk menghindari menggoreng makanan dan memenuhi kebutuhan protein dan karbohidrat yang dibutuhkan seorang atlet. Sayur untuk makan malam disajikan buncis dan jagung muda tumis untuk memenuhi kebutuhan vitamin-vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, fosfor dan besi (Amin, 2014).
  6. Untuk snack malam, kami memilih menu roti bakar dengan keju disertai dengan kacang tanah kupas. Roti putih akan membantu memenuhi kebutuhan karbohidrat atlet sedangkan mentega dan keju nya akan memenuhi kebutuhan lemak dan omega 3 yang  tidak hanya dapat mempengaruhi latihan dan respons metabolik, tetapi juga respon fungsional untuk periode olahraga (Gammone, 2018). Kamu juga menyediakan kacang tanah kupas yang direbus untuk menambah asupan protein yang tinggi serta mineral-mineral lainnya.
  7. Pemenuhan kebutuhan air di menu yang disediakan sudah dihitung dengan baik dan benar. Cairan yang berada dalam tubuh manusia terus berkurang tiap harinya. Cairan tersebut dapat keluar melalui urin, keringat, feses,dll. Aktivitas fisik seperti olahraga juga menyebabkan cairan lebih cepat keluar dari dalam tubuh untuk menyesuiakan dengan keadaan tubuh saat berolahraga. Maka dari itu penting untuk terus meminum air mineral yang cukup setiap hari untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Seseorang perlu minum sekitar 2 liter atau setara dengan 8 gelas air minum tiap hari (RI, 2018). Pemenuhan kebutuhan air dalam menu ini disesuaikan dengan prinsip tersebut sehingga kebutuhan air sehari-hari tetap terpenuhi. Selanjutnya orang yang aktif berolahraga tentu akan memerlukan tambahan air mineral agar tidak sampai dehidrasi. Tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, Intensitas olahraga, dan durasi olahraga merupakan faktor-faktor yang digunakan untuk mengukur berapa asupan cairan yang dibutuhkan saat kita berolahraga (Holtz, 2020).  Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan cairan saat berolahraga di menu ini memperhitungkan faktor-faktor tersebut. 

DAFTAR PUSTAKA

Ajibola, A., Chamunorwa, J. P., & Erlwanger, K. H. (2012). Nutraceutical values of natural honey and its contribution to human health and wealth. In Nutrition and Metabolism (Vol. 9, p. 61). BioMed Central. https://doi.org/10.1186/1743-7075-9-61
Amin, M. N. (2014). Sukses Bertani Buncis. Jakarta : Garudhawaca.
A, Mustafa, M. Aris Widodo, Yohanes Kristianto. 2012. Albumin And Zinc Content Of Snakehead Fish (Channa striata) Extract And Its Role In Health. IEESE International Journal of Science and Technology (IJSTE), Vol. 1 No. 2, June 2012
Bandini, Yusni dan Nurudin Azis, 2001. Bayam. Cetakan ke V. Jakarta : Penebar Swadaya.
Belski, R., Forsyth, A., & Mantzioris, E. (2019). Nutrition for Sport, Exercise and Performance.
Direktorat Gizi Departemen Kesehatan. 2010. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Penerbit Bhratara, Jakarta.
Ernawati, 2014. Konsumsi Apel Merah Mempengaruhi Perubahan Tingkat Demensia pada Lansia di RT 05 RW 03 Kelurahan Wonokromo. Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol 7, No 2 Agustus
Gammone, M. A., Riccioni, G., Parrinello, G., & D’Orazio, N. (2018). Omega-3 Polyunsaturated Fatty  Acids: Benefits and Endpoints in Sport. MDPI, 1-16.
Harvard School of Public Health. (n.d.). Oats | The Nutrition Source | Harvard T.H. Chan School of Public Health. Retrieved April 29, 2020, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/oats/
Holtz, M., 2020. Hydration Calculator. How Much Water Should You Drink? Camelbak. [online] Camelbak.com. Available at: <https://www.camelbak.com/en/hydrated/hydration-calculator> [Accessed 28 April 2020].
Jarvis, J. Dan G. Miller. 2010. Chese In Diet and Health. Diary Foods. March.
Krisnamurthi, B., 2010. Manfaat Jagung dan Peran Produk Bioteknologi Serealia dalam Menghadapi Krisis Pangan, Pakan dan Energi di Indonesia. Prosiding Pekan Serelia Nasional.
Manosroi, A., Jantrawut, P., Sainakham, M., Manosroi, W., & Manosroi, J. (2012). Anticancer Activities of the Extract from Longkong (Lansium domesticum) Young Fruits.  Pharmaceutical Biology, 50(11), 1397-1407
Muth, N. D. (2015). Sports Nutrition for Health Professionals.
RI, K., 2018. Berapa Takaran Normal Air Agar Tidak Kekurangan Cairan Dalam Tubuh ? - Direktorat P2PTM. [online] Direktorat P2PTM. Available at: <http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/14/berapa-takaran-normal-air-agar-tidak-kekurangan-cairan-dalam-tubuh> [Accessed 28 April 2020].
Satriawan, I.K., Dinanti, M.R.P., dan Triani, I.G.A.L. 2014. Pengaruh Perlakuan Pencucian dan Perebusan terhadap Kadar Residu Insektisida Klorpirifos dan Karakteristik Kacang Panjang (Vigna sinensis). Jurnal: Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Udayana, Bali.
Suprapti, Lies. 2002. Pengawetan Telur. Yogyakarta: Kanisius.
Sukriadi. Mappiratu. Nurhaeni. 2013. Penggunaan Maltodektrin Untuk Meningkatkan Masa Simpan Likopen Buah Semangka (Citrullus vulgaris Schard). Jurnal Natural Science. 2(1): 35-45. (online)
Rebin. (2020). Kandungan Nutrisi Dalam Buah Mangga . Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian.
Widianarko . 2002. Tips Pangan ”Teknologi, Nutrisi, dan Keamanan Pangan”. Grasindo. Jakarta
Zakiyati, 2015. Hasil Belajar “Ilmu Gizi Olahraga” pada Pemilihan Makanan Atlet Dayung Universitas Pendidikan Indonesia. Media Pendidikan, Gizi dan Kuliner. Vol 4, No 1

Zelman, KM. Web MD (2004). Salmon and Beef: What's Safe to Eat.


Comments

  1. Saya Ferren Fantrizha (41160015) mau bertanya mengenai menu hari B. Pada point ke 5 tertulis menu makan malam untuk menghindari menggoreng makanan. Kenapa perlu dihindari ? Apakah ada dampak tertentu mohon penjelasannya. Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat sore Ferren. Saya Debby NIM 41160030 perwakilan kelompok 3.1.
      Pengolahan makanan dengan cara di goreng dapat membuat nutrisi dalam makanan tersebut tereduksi sehingga lemak berubah menjadi lemak jenuh dan pada malam hari atlet tidak banyak aktivitas sehingga membuat lemak tertimbun dan meningkatkan kadar kolesterol yang berisiko terhadap berbagai macam penyakit salah satunya penyakit jantung koroner.
      Terima kasih

      Sumber :
      Dampak Bahaya Makanan Gorengan bagi Jantung. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera vol 14 (28) Desember 2017

      Delete
  2. Selamat siang teman-teman kelompok 3.1, saya Ni Nyoman Widya Kusuma (41160070) ingin bertanya terkait alasan pemilihan menu makan siang pada tabel menu diet B.

    Teman-teman memilih memberikan menu smoothies alpukat dan arbei dan dicampur dengan susu kerbau, dimana kandungan lemak dari smoothies tersebut adalah 30 gr, dominasi lemak ada pada penggunaan susu kerbau yaitu 20gr lemak.
    Kemudian, teman-teman juga memberikan mentega dimana seperti yg kita ketahui dari buku menyusun diet berbagai penyakit (buku biru) mentega mengandung lemak jenuh yaitu 5gr lemak dalam 1sdt nya, (bukan 1gr lemak, sepertinya teman-teman keliru memasukkan angkanya).
    Dari beberapa bahan makanan tersebut jika dikalkulasikan maka total lemak dalam menu makan siang adalah 37 gram (susu, alpukat, salmon, dan mentega), angka ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan asupan protein.

    Pertanyaan saya, jika pada pukul 16.00 atlet akan melakukan latihan, apakah konsumsi lemak yang diberikan saat makan siang tidak terlalu mendominasi? Mengingat anjuran konsumsi lemak yang rendah sebelum melakukan latihan akan membantu meminimalkan lamanya waktu makanan berada di
    lambung.

    Bagaimana tanggapan dari teman-teman?
    Terimakasih, selamat siang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas pertanyaannya widya, saya Evinola Windy 41160075 dari kelompo 3.1 ijin menjawab, mengapa menu siang kami menggunakan lemak tersebut, karena dari jurnal yang kami baca, atlet dengan berat badan mendekati 60 kg, sebelum latihan maksimal 3-4 jam harus memenuhi total kalori sebanyak 720 kal, begitu widya.
      Untuk penulisan 1 gram lemak pada margarine, mohon maaf itu kesalahan saya. Semoga menjawab pertanyaan widya, terimakasih.
      Jurnalnya : HASIL BELAJAR “ILMU GIZI OLAHRAGA” PADA PEMILIHAN MAKANAN ATLET DAYUNG UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

      Delete
  3. Informasi yang sangat bermanfaat. Perkenalkan saya Reynaldy Marpaung NIM 41160069, ijin bertanya apakah perlu adanya penambahan suplemen vitamin ? Apakah indikasi pemberian suplemen bagi atlet, apakah disesuaikan dengan intensitas latihan atau rentang waktu kompetisi atau ada faktor lainnya ?

    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaan nya Aldy, disini saya Advent Nara Nunsiano (41160043) ingin menjawab mengenai pertanyaan yang aldy sampaikan. Saya akan jelaskan terlebih dahulu mengenai suplemen, dimana suplemen sebenarnya didefinisikan sebagai
      substansi pelengkap yang berfungsi ntuk melengkapi kebutuhan zat gizi makanan. Suplemen akan mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino atau bahan lain (berasal dari tumbuhan atau bukan tumbuhan) yang mempunyai nilai gizi dan atau efek fisiologis dalam jumlah terkonsentrasi. Dari definisi tersebut bisa disimpulkan bahwa suplemen seharusnya di ambil bila atlet tersebut tidak mencukupi nutrisi yang dibutuhkannya dari makanan atau minuman yang dia konsumsi sehari hari. Contoh paling sering penggunaan suplemen ialah suplemen protein, suplemen ini di konsumsi umumnya pada saat atlet tersebut ingin membangun otot dimana dibutuhkan jumlah protein yang lebih. Jadi kesimpulannya suplemen akan efektif di konsumsi bila ada kemauan untuk mendorong nutrien atau zat-zat tertentu yang berguna dalam menggapai suatu goal dalam latihan. Semoga pertanyaan Aldy terjawab, Terima kasih (Sumber : https://asrot.pom.go.id/img/Peraturan/Keputusan%20Kepala%20BPOM%20No.%20HK.00.05.23.3644%20tentang%20Ketentuan%20Pokok%20Pengawasan%20SM.pdf)

      Delete
    2. Terimakasih saudara Advent Nara atas jawabannya. Salam sehat dari kelompok 3.4 :)

      Delete
  4. Terimakasih kelompok 3.1 atas informasinya,saya Sinta Shakuntala(41160100) ingin bertanya pada menu hari pertama yang bagian snack malam terdapat havermout sebagai pilihan snacknya,setahu saya havermout atau oat sendiri mengandung karbohidrat yang dapat di gunakan pengganti nasi,apakah tidak masalah apabila sebelum tidur mengkonsumsi makanan tersebut ?? Terimakasih

    ReplyDelete
  5. Terima kasih sinta atas pertanyaannya saya Ian Aviananda (41160088) akan mencoba membantu menjawab pertanyaannya. Jawabannya adalah tidak apa-apa bila dikonsumsi sebelum tidur. Mengutip dari sebuah jurnal penelitian, ditunjukkan bahwa havermout atau oats mengandung senyawa melatonin (N-Acetyl-5-methoxy tryptamine), yang juga terdapat pada nasi. Peran biologis dari melatonin sudah banyak diteliti dan ditemukan banyak efek terapetik serta manfaat kesehatannya. Salah satunya adalah melatonin dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi tidur, serta mengonsumsi makanan yang kaya akan melatonin dapat membantu sesorang untuk tidur lebih mudah. Sehingga mengkonsumsi havermout sebagai snack malam seperti pada menu di atas, membantu atlet untuk tidur lebih baik. Semoga pertanyaan sinta terjawab, terima kasih. sumber (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5409706/)

    ReplyDelete
  6. Saya Herose Cendrasilvinia (NIM 41160087)
    saya ingin bertanya kepada kelompok 3.1
    Pada menu A point 6 dikatakan bahwa "fosfor, thiamin, magnesium dan seng pada oat atau havermout yang baik untuk tubuh" apa saja manfaat fosfor , thiamin, magnesium, dan seng bagi atlet dayung? dan apakah ada presentase khusus bagi atlet dayung dalam pemenuhan jumlah fosfor, magnesium, dan seng ?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih herose atas pertanyaannya. saya ian 4116008 mewakili kelompok untuk mencoba menjawab. Tidak disebutkan secara spesifik bahwa terdapat jumlah pasti kebutuhan vitamin dan mineral untuk atlet dayung. Namun, secara umum semua atlet membutuhkan asupan vitamin dan mineral yang lebih dari orang normal pada umumnya untuk mendukung performa dan kesehatan yang lebih optimal. thiamin lebih dikenal dengan sebutan vitamin B1. umumnya vitamin B dibutuhkan dalam proses memproduksi energi yang optimal serta untuk perbaikan jaringan. secara khusus, thiamin atau vitamin B1 terlibat dalam proses produksi energi selama olahraga (latihan, tanding, dst.). fosfor, magnesium dan seng merupakan beberapa jenis mineral yang dibutuhkan tubuh. fosfor merupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh kita. Seperti kalsium, fosfor berperan dalam mineralisasi tulang dan gigi. fosfor juga berperan dalam membantu ginjal menyaring sisa metabolisme tubuh dan berkontribusi dalam produksi energi dalam tubuh dengan perannya dalam memecah karbohidrat, protein dan lemak. Fosfor dibutuhkan dalam pertumbuhan, perawatan, dan perbaikan pada semua jaringan dan sel, serta dalam produksi genetik. Fosfor juga dibutuhkan dalam keseimbangan dan metabolisme vitamin dan mineral yang lain termasuk didalamnya vitamin D, kalsium, yodium, magnesium dan seng. magnesium berfungsi dalam menstabilkan ATP pada reaksi enzim yang hanya menggunakan ATP. seng terlibat dalam pencernaan dan metabolisme tubuh, merupakan bagian penting dalam perkembangan sistem reproduksi dan membantu dalam mekanisme penyembuhan. sekian penjelasan dari pertanyaan herose, semoga terjawab. terima kasih.

      sumber :
      https://www.medscape.com/viewarticle/717046_8 (diakses 01/05/20 pukul 21.42 WIB)
      Belski, R., Forsyth, A., & Mantzioris, E. (2019). Nutrition for Sport, Exercise and Performance.

      Delete
  7. Selamat Pagi teman teman. Saya Ika Irmawati Susanto (41160012) ingin bertanya.

    Apa yang menjadi dasar teman teman memilih kentang dibandingkan nasi pada saat makan malam? Bolehkah atlet tersebut diberikan sport drink? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih ika atas pertanyaannya, saya disini ingin berusaha untuk menjawab. Kenapa kami memilih kentang ketimbang nasi putih adalah kandungannya yang lebih kaya akan nutrisi. Seperti yang kita tahu nasi merupakan bahan pokok kaya akan karbohidrat namun ternyata kentang juga dapat memenuhi kebutuhan karbohidrat kita sama seperti nasi dan lebih lagi kentang juga punya kandungan serat lebih dari nasi, terutama jika dimakan dengan kulitnya. Kandungan vitamin B dan vitamin C. Magnesium, zat besi dan kalium (jumlah tinggi, lebih dari pisang) juga lebih tinggi dari nasi putih.

      Untuk pengkonsumsian dari sports drink bagi atlet sebenarnya tergolong efektif bila memerhatikan kapan harus mengkonsumsi minuman tersebut. Sebelum itu kita harus tau apa saja yang terkandung dalam minuman tersebut. 1 Air + Karbohidrat = ini merupakan kandungan yang paling sering ditemukan dalam minuman olahraga dimana ini terbukti bahwa minuman olahraga yang mengandung 4-8% karbohidrat (4-8g / 100mL) dikosongkan oleh lambung dengan paling efisien dan diserap paling mudah oleh usus kecil sehingga dapat membantu pada saat olahraga. Baiknya sport drink diminum sebelum, saat dan post exercise. Semoga jawaban ini membantu, Terima kasih

      Sumber :
      - https://www.msn.com/en-us/health/nutrition/yes-you-can-eat-white-rice-and-potatoes-and-still-lose-weight-heres-how/ar-BBNyWQt
      -

      Delete

  8. Selamat siang teman-teman kelompok 3.1, Saya Aditya Jerry (41160005) ingin bertanya terkait pemilihan menu makanan.

    Pada menu B, untuk snack malam terdapat mentega serta keju, setau saya mentega itu termasuk lemak jenuh. Apakah alasan teman-teman memilih mentega untuk snack malam bagi atlet?

    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Adit atas pertanyaannya, saya Evinola 41160075 dari kelompok 3.1, ijin menjawab, sebenarnya tidak ada alasan yang spesifik, menu itu saya gunakan untuk membuat roti isi keju yang biasanya menggunakan mentega seperti itu adit, dismping itu mentega memiliki aroma yang lebih wangi daripada menggunakan margarin, dan mentega tidak akan membuat lemak tubuh menjadi bertambah apabila dikonsumsi dengan takaran yang pas. Semoga menjawab pertanyaannya, terimakasih.

      Delete
  9. Selamat malam teman2 kelompok 3.1, Saya Mega Indahsari (41160076)

    hendak bertanya mengenai pemilihan menu untuk sarapan pagi menggunakan daging sapi asap (menu A) dan daging ayam asap dengan kulit menu B.
    Mengapa memilih mengggunakan daging sapa untuk atlet tsb.? mengapa tidak menggunakan daging sapi / ayam segar?
    Lalu apakah benar bahwa daging asap mengandung senyawa yang bersifat karsinogenik?

    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat pagi mega, saya evinola 41160075, ijinkan saya menjawab, mengapa kami tidak menggunakan daging segar maupun ikan segar, mengingat makanan yang tidak dimasak cenderung berisiko terkena infeksi dari berbagai parasit, dan untuk daging asap memang benar mengandung karsinogenik, namun hal tersebut tidak akan membahayakan atlet bila tidak dikonsumsi terus menerus, seperti itu mega semoga terjawab terimakasih.
      sumber :
      https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/42428/9794487074_chapter1_ind.pdf?sequence=3&isAllowed=y

      http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/download/1797/pdf

      Delete
  10. Terimakasih informasinya kelompok 3.1

    Saya Febrina Eva Susanto (41160066) dari kelompok 3.5
    Saya ingin bertanya 2 hal :
    1) pada penjelasan menu diatas, disebutkan bahwa kebutuhan air selama latihan 400-800ml/jam, untuk kebutuhan air diluar latihan apakah dapat dijabarkan?
    2) pada menu yang telah disusun, teman-teman menggunakan nasi putih. apakah ada pertimbangan tertentu mengapa lebih memilih nasi putih dibandingkan nasi merah atau nasi jenis lainnya?

    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Febri atas pertanyaannya. Saya Debby Kurniawan NIM 41160030.
      1. Kebutuhan air di luar latihan kami menambahkan 2liter karena berdasarkan Institute of medicine (IOM) fisiologis tubuh sehari-hari membutuhkan asupan cairan bagi wanita 2liter / hari.
      2. Kami lebih memilih nasi putih karena kandungan utama karbohidrat berupa glukosa yang dapat berperan menghasilkan energi sedangkan atlit dayung membutuhkan banyak energi untuk berlatih.
      Terima kasih

      Delete
  11. Terima kasih atas informasinya Kelompok 3.1 sangat menarik.
    Perkenalkan saya Gianna Tangkilisan (41160072) dari kelompok 3.6.
    Saya cukup tertarik dengan pemilihan menu susu kerbau. Disampaikan bahwa perbedaan dari susu kerbau dan susu sapi lebih kepada kandungan lemaknya. Yang ingin saya tanyakan jika pemberiaan susu kerbau yang memiliki kadungan lemak yang tinggi diberikan berlebihan apakah dampak yang dapat dirasakan oleh Nona Deraga Vinanda sbg Atlet dayung putri?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih pertanyaan nya Gianna, disini saya Advent Nara Nunsiano (41160043) akan coba menjawab . Untuk dampak secara langsung yang akan dirasakan oleh nona Deraga Vinanda mungkin hampir tidak ada selain mungkin rasanya namun bila kita membicarakan untuk dampak jangka panjangnya tentu akan ada. Lemak dalam takaran yang tepat, berguna juga menjadi bahan bakar bagi energi, selain itu lemak juga dapat membantu dalam pengangkutan vitamin-vitamin penting dalam tubuh seperti vitamin A,D,E,K. Itu kenapa kami memilih susu kerbau yang kandungan lemaknya relatif lebih tinggi ketimbang susu sapi. Semoga menjawab pertanyaannya, Terima kasih.

      Delete
  12. halo kelompok 3.1, sangat bermanfaat sekali infonya ya.
    saya Nada Dian NIM 41160025 mau bertanya untuk cairan yang hilang apakah atlet butuh pengganti cairan yang bersifat isotonis? terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih nada atas pertanyaannya. saya ian 4116008 mewakili kelompok untuk mencoba menjawab. sebenarnya cairan yang hilang saat berolahraga cukup digantikan dengan air saja. namun, pembahasan ini akan lebih menarik, karena nada bertanya mengenai cairan yang bersifat isotonis. ada apa dengan cairan isotonis ? pertanyaan yang sangat menarik nada ! Cairan isotonis yang biasa didapatkan atau dijual secara komersil ada dalam minuman olahraga. sangat banyak merk yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu tentunya. formula atau isi dari minuman olahraga sedikit berubah seiring berjalannya waktu. umumnya pada minuman olahraga terdapat gula (karbohidrat) untuk sumber energi, air untuk menghidrasi, dan elektrolit natrium untuk membantu dalam mempertahankan retensi cairan . namun hal-hal tersebut kurang menjual dalam dunia marketing, maka ditambah tentunya pewarna dan perasa. natrium merupakan elektrolit yang paling umum didalam minuman olahraga. hal ini membantu tubuh dalam mempertahankan retensi cairan dengan mempertahankan tekanan osmotik didalam pembuluh darah. unsur garam (natrium) dalam keringat yang hilang ketika berolahraga berbeda setiap orangnya. hal ini merupakan tantangan bagi produsen minuman olahraga untuk menentukan jumlah natrium yang ada dalam minumannya. terlalu banyak rasanya tidak akan disukai, terlalu sedikit maka kebutuhan tubuh tidak terpenuhi. maka secara umum pada minuman olahraga terdapat kurang lebih 20mmol yang mana merupakan titik terendah rata rata natrium yang hilang ketika seseorang berolahraga. sekian penjelasan dari pertanyaan nada, semoga terjawab terima kasih.

      sumber :
      https://cen.acs.org/articles/95/web/2017/02/what-are-sports-drinks-and-do-regular-athletes-need-them.html (diakses 01/05/20 pukul 22.22)
      yang menarik adalah, saya memastikan jawaban saya dengan mencari sebuah botol minuman isotonik atau minuman olahraga di sekitar dapur saya, kemudian menemukan sebotol minuman ber merk piciri swiit (disamarkan), kemudian memeriksa komposisinya dan tertulis konsentrasi elektrolit Na+ sebanyak 21 mEq/L. tentu saya pastikan rasanya enak ! terima kasih.

      Delete
    2. sorry typo lur ! saya copas bagian awal dari jawaban yang typo di pertanyaan sebelumnya, *saya ian 41160088

      Delete
  13. Shalom saya mau menanyakan apakah dari menu yang dibuat untuk membentuk komposisi tubuh tertentu pada atlet secara bagian tubuh atas saja yang dominan pada olahraga ini, terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat siang josh, saya evinola 41160075 ijin menjawab, kami membuat menu ini lebih terfokuskan untuk meningkatkan IMT dari atlet karena IMT dari atlet sedikit kurang seperti itu josh, jadi menu ini untuk seluruh bagiann tubuh. terimakasih semoga terjawab .

      Delete
  14. Halo selamat malam sobat!!
    Saya Radian Adhiputra (41160060) dari kelompok 1.6

    Di makalah rasionalisasi disebutkan bahwa vit C berperan sebagai antioksidan. Bagaimanakah prosesnya?
    Apa fungsi dari vitamin B12?
    Terimakasih atas jawabannya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Radian atas pertanyaannya, saya Advent Nara (41160043) akan mencoba untuk menjawab. Vitamin C yang mempunyai rumus C6H8O6 mempunyai kemampuan untuk menangkap radikal bebas hidroksil. Selain itu vitamin C sebagai senyawa antioksidan non-enzimatis dapat mendonorkan elektron (oksidasi) terhadap radikal oksigen seperti superoksida, radikal hidroksil, radikal peroksil, radikal sulfur, dan radikal nitrogen oksigen yang dapat menghambat proses metabolisme tubuh. Untuk vitamin B12 atau cobalamin mempunyai fungsi utama untuk memproduksi sel darah merah. Selain itu vitamin B 12 juga berfungsi dalam menjaga atau memelihara sel saraf dan membantu dalam produksi DNA dan RNA. Semoga menjawab, Terima kasih

      Sumber :

      - https://www.mountsinai.org/health-library/supplement/vitamin-b12-cobalamin

      - https://www.mountsinai.org/health-library/nutrition/vitamin-c

      Delete
    2. Seketika timbul pertanyaan terkait kebutuhan mikronutrien bagi atlit dayung tersebut. Sebetulnya apa saja mikronutrient tinggi yang dibutuhkan oleh atlit dayung ?

      Delete
    3. Terima kasih Kennard atas pertanyaannya. Saya Debby Kurniawan NIM 41160030.
      Sebagian besar mikronutrien di butuhkan untuk atlit dayung, tetapi untuk yg spesifik digunakan atlit dayung masih belum ada.
      Contohnya seperti seng dapat meningkatkan imunitas atlit, iodium untuk memproduksi energi, zat besi untuk meningkatkan kinerja otot pada atlit dll
      Terima kasih.

      Delete
    4. Terimakasih atas jawabannya.
      Sukses selalu, Tuhan memberkati.
      Salam,
      Radian.

      Delete
    5. Wah begitu ya, terimakasih Debby!
      Sangat bermanfaat!😁

      Delete
  15. terima kasih atas informasinya kelompok 3.1
    perkenalkan saya Stefani Oktavia (41160082) izin bertanya, pada bagian skenario pada menu atlet dikatakan bahwa " Nona Deraga Vinanda hanya melakukan lomba sekali saja". apakah menu kebutuhan kalori yang dibutuhkan Nona Deraga dalam persiapan lomba tersebut akan berubah jika Nona Deraga mengkuti beberapa perlombaan dalam waktu yang dekat? dan apakah atlet dayung membutuhkan pengganti cairan yang lebih banyak, mengingat olahraga yang dilakukan secara outdoor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya, Saya Vega Laihad (41160050) akan mencoba menjawab. Pemenuhan kebutuhan kalori tentu juga dipengaruhi oleh perlombaan yang akan diikuti. Jika akan ada beberapa perlombaan dalam waktu singkat, maka untuk pemenuhan kalori yang akan fokus pada makanan-makanan yang memiliki karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks memiliki struktur kimia yg kompleks sehingga akan lama dicerna oleh tubuh. Hal ini akan membuat kenaikan gula darah dalam tubuh akan tetap stabil sehingga kalori yang terpakai dalam olahraga akan tergantikan dengan stabil jika dikonsumsi selama makan pagi, siang, dan malam. Untuk kebutuhan cairan atlet dayung tetap bergantung pada kondisi cuaca saat lomba dilakukan karena dilakukan di outdoor dan intensitas olahraga yang dilakukan. Pemenuhan cairan pada cuaca yang panas pasti akan lebih banyak dibandingkan pada cuaca yang sejuk.

      Sumber : http://sobatdiabet.org/karbohidrat-sederhana-versus-karbohidrat-kompleks/

      Delete
  16. Hallo kelompok 3.1

    Saya ingin tahu pendapat teman-teman
    dimana menu A dipilihkan beberapa jus untuk dikonsumsi oleh atlet ini yaitu jus semangka, jus pepaya, jus pisang. Dapatkah buah buah ini dikonsumsi langsung tanpa dibuat jus ? mengingat jus pepaya dan jus pisang jarang dibuat dan lebih sering di konsumsi langsung. Lalu mengingat semangka merupakan buah yang tinggi kandungan air, haruskah dibuat jus dan haruskah di tambahkan lagi air dalam pembuatannya ?

    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas pertanyaannya, saya akan mencoba menjawab (Advent Nara N 41160043). Kami memberi pilihan untuk men-jus buah buahan sebenarnya dalam rangka pembuatan variasi dalam menu. Selain untuk variasi, pembuatan juice juga dapat menghemat waktu dalam pengkonsumsian sehingga waktu tersebut dapat digunakan untuk hal lain semisal memperpanjang resting time dari atlet. Untuk pembuatan jus semangka, penambahan air merupakan pilihan masing masing. Jika menginginkan jus semangka yang lebih tebal di sarankan ntuk memblender semangka dengan es batu, jika ingin lebih encer bisa ditambahkan air biasa. Semoga pertanyaan terjawab, terima kasih.

      Sumber
      - https://www.nutritionix.com/i/nutritionix/watermelon-juice-1-cup/5745ddfa7cbe726e2e05aab8

      Delete
  17. Slamat pagi sobat, saya putu evan 41160032
    hal yang ingin saya tanyakan adalah, pada hari ke 2, di sarankan untuk meminum susu/ mengkonsumsi yang mengandung susu sebanyak 3x (makan siang susu kerbau tinggi lemak, snack siang yougurt susu penuh lemak sedang, dan pada malam susu kerbau tinggi lemak lagi) apakah hal tersebut tidak akan memberikan dampak yang tidak baik pada tubuh atlet? mengingat mengkonsumsi susu lebih dari 2 kali sehari akan menimbulkan dampak yang kurang baik


    terimakasih sobat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas pertanyaannya, Saya Vega Laihad NIM 41160050
      untuk fakta konsumsi susu lebih dari 2 kali sehari dapat berbahaya bagi tubuh kurang tepat. Konsumsi susu sehari dapat dilakukan lebih dari 2 kali sehari dengan memperhatikan pemenuhan karbohidrat di makanan lainnya. produk-produk susu memiliki kandungan kalori yang lebih banyak dibandingkan sport drink yang biasa. Hal ini akan membuat pemenuhan energi yang dibutuhkan oleh tubuh sebelum dan sesudah berolahraga dapat terpenuhi dengan baik.

      Sumber : https://www.daya.id/kesehatan/tips-info/makan-sehat/efek-susu-pada-olahraga

      Delete
  18. Kepada kelompok 3.1
    Izin bertanya,
    disebutkan bahwa atlet akan bertanding 3 hari lagi.
    Apakah menu diet atlet saat latihan dan bertanding sama saja atau ada hal-hal khusus yang perlu diperhatikan untuk menu diet atlet selama pertandingan?
    Terima kasih.

    Vanessa Veronica
    41160062

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas pertanyaannya, Saya Vega Laihad NIM 41160050 akan mencoba menjawab.
      Menu atlet saat pertandingan akan berbeda dengan menu atlet saat latihan. Menu atlet selama pertandingan akan lebih fokus pada makanan-makanan yang mengandung karbohidrat simpleks yang dimana lebih cepat dicerna oleh tubuh sehingga menyebabkan kenaikan gula darah dan energi yang cepat. Hal ini diperlukan saat pertandingan agar stamina dan energi atlet tetap terjaga saat mengikuti pertandingan. Pada saat latihan, makanan-makanan yang mengandung karbohidrat kompleks akan lebih baik untuk dikonsumsi karena memberikan kenaikan energi yang stabil bagi atlet sehingga tidak akan kelelahan setelah latihan dilakukan

      Sumber : https://civitas.uns.ac.id/andriarto/nutrisi-zat-gizi-atlet-sebelum-selama-dan-setelah-pertandingan/

      Delete
  19. Terima kasih 3.1 atas informasinya.
    Saya Maharani Dyah K (41160095) dari kelompok 3.3 ingin bertanya
    1. mengapa pada menu lebih memilih konsumsi susu kerbau dibandingkan susu sapi? apakah berpengaruh terhadap kebutuhan gizi atlet?
    2. pada menu makanan terdapat beraneka jus seperti jus semangka, jus pepaya, jus pisang. dikatakan pula jika menginginkan jus semangka yang lebih tebal di sarankan ntuk memblender semangka dengan es batu, jika ingin lebih encer bisa ditambahkan air biasa. yg ingin saya tanyakan apakah dalam menu jus ini ditambahkan air? bila ditambahkan air, apakah konsumsi air sudah seimbang dengan kebutuhan pada atlet atau melah berlebih?

    ReplyDelete
  20. Selamat pagi Rani, terimakasih atas pertanyaannya, saya Evinola 41160075 akan mencoba menjawab,
    1. mengapa kami lebih menggunakan susu kerbau, karena seperti yang kita tahu, bahwa susu kerbau mengandung lebih banyak lemak daripada susu sapi, kami berusaha menaikkan berat badan sang atlet, karena memiliki IMT yang kurang.
    2. untuk jus semangka sudah ditambahkan air 250 ml bisa dilihat di menu B, dan penambahan air tersebut sudah memenuhi kebutuhan atlet.
    seperti itu rani, semoga terjawab. terimakasih.

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  22. Selamat siang kelompok 3.1 saya Dewa ayu ari ratna sandewi nim 41160101 ingin bertanya diatas disebutkan Pisang ambon mengandung vitamin B kompleks dan kalium, selain pisang ambon makanan yg mengandung vitamin B kompleks lainya yg bisa dikasi apa aja?
    Terimakasihh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Ayu atas pertanyaannya. Saya Debby Kurniawan NIM 41160030.
      Makanan yang mengandung vitamin B kompleks cukup banyak. Berberapa diantaranya ada nasi, sayuran, ikan, ragi, biji-bijian.
      Terima kasih

      Delete
  23. Terimakasih teman-teman kelompok 3.1 atas informasinya
    Saya Inda Rebeca (41160073) ingin bertanya, untuk saat ini sedang bulan puasa, bagaimanakah menyiasati agar kebutuhan nutrisi pada atlet tetap terpenuhi?
    Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Inda Rebeca atas pertanyaannya. Saya Debbu Kurniawan NIM 41160030.
      Atlet yang berpuasa akan menggunakan menu makanan yang berbeda.
      Kebutuhan kalori akan disesuaikan dengan kebutuhan atlet hanya saja waktu makannya disesuaikan dengan jam buka puasa dan sahur dengan kalori yang mencukupi.
      Terima kasih

      Delete
    2. Saya akan coba menjawab Advent Nara Nunsiano 41160043, Untuk pada saat bulan puasa ada beberapa yang bisa dilakukan, pertama jadwal pada latihan akan dikurangi dari mungkin awalnya 3 kali dalam satu hari menjadi 1 hari sekali dan dilakukan setelah buka puasa. Hal yang lain yang bisa dilakukan adalah memperkuat asupan suplemen dan vitamin dengan harapan bisa menggantikan nutrisi yang hilang atau berkurang saat berpuasa . Semoga terjawab

      - https://republika.co.id/berita/sepakbola/arena-olahraga/19/05/01/pqsbhz348-bulan-puasa-atlet-nasional-atur-pola-latihan

      Delete
  24. Selamat siang. Terimakasih atas informasinya, sangat menarik!
    Saya Faradonna Putri mau bertanya beberapa hal terkait pemilihan menu makanan atlet.
    1. Mengapa pemilihan cara pengolahan makanan lebih sering direbus daripada di goreng? apakah ada pertimbangan tertentu terkait gizi atlet?
    2. Apa pertimbangan kelompok dalam menggunakan minyak jagung daripada minyak lainnya?
    terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat siang, saya Advent Nara ingin mencoba menjawab. Untuk pemrosesan makanan kami memilih direbus karena menghindari dan meminimalisir penggorengan dikarenakan kandungan minyak nya yang jika dikonsumsi terlalu sering, lemak jenuh yang terkandung dalam minyak goreng memicu kolesterol, darah tinggi, jantung, hingga penyakit jantung. Kenapa minyak sayur karena minyak sayur memiliki kandingan kolesterol yang lebih rendah sehingga lebih baik kandungannya. Semoga terjawab.

      Sumber
      - https://kumparan.com/kumparanstyle/airfryer-lebih-sehat-ketimbang-penggorengan-biasa-benarkah

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rasionalisasi Kelompok 3.4

Menu Atlet Dayung Putra (Kelompok 3.2)

Menu Atlet Voli putra (Kelompok 3,6)